Sabtu, 25 November 2023

ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA DALAM PENDIDIKAN

 

ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA DALAM PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan suatu rencana yang di lakukan secara sadar untuk mencapai tujuan yang diinginkan. salah satu tujuan tersebut termaktub dalam pembukaan UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini tentunya bukan hal yang mudah, perlu adanya penunjang yang dapat mendukung tercapainya tujuan yang diinginkan. Oleh karena nya untuk mendukung keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan dengan baik maka perlu adanya salah satu unsur penunjang di dalamnya, salah satunya yakni administrasi sarana dan prasarana dalam pendidikan.[1] Dengan adanya administrasi sarana dan prasarana pendidikan maka dapat terorganisir dengan baik dalam pencapaian tujuan pendidikan secara maksimal.

A.    Pengertian Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek). Sedangkan secara Bahasa sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan. Sedangkan prasarana adalah alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan.[2]

Sarana pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar seperti gedung, ruang kelas, meja, kursi alat-alat dan media pengajaran. Adapun yang dimaksud prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan atau pengajaran seperti halaman kebun, taman sekolah dan jalan menuju sekolah.[3]

Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa sarana dan prasarana dalam pendidikan merupakan komponen yang menjadi faktor penunjang serta alat dalam terlaksananya pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

B.     Prinsip Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan

Di dalam pendidikan sarana dan prasarana haruslah diperhatikan dengan baik. Sarana dan prasarana yang baik dapat menciptakan atau menunjang mutu satuan pendidikan ke arah yang lebih baik pula. Suksesnya pembelajaran yang ada di sekolah didukung oleh pendayagunaan atau pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di sekolah secara efektif dan efisien. Sarana dan prasarana pendidikan perlu untuk dikelola dan demi lancarnya proses pembelajaran di sekolah.[4] Oleh karenanya sarana dan prasarana yang ada dalam pendidikan haruslah memperhatikan prinsip-prinsip dalam pengelolaannya. Adapun prinsip-prinsip yang di maksud yakni sebagai berikut:[5]

1.      Prinsip pencapaian tujuan, yakni sarana dan prasarana yang terdapat dalam satuan pendidikan haruslah digunakan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Sehingga dengan kata lain sarana dan prasarana tersebut tidak ada yang sia-sia.

2.      Prinsip efisiensi, yakni sarana dan prasarana haruslah tepat guna sehingga sesuai dengan hasil serta tujuan yang ingin di capai.

3.      Prinsip administrative, yakni sarana dan prasarana dalam pendidikan haruslah mengikut aturan dan ketentuan yang berlaku.

4.      Prinsip kejelasan dan tanggung jawab, yakni dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan haruslah dikelola dengan jelas dan serta dapat di tanggung jawabkan oleh pihak yang mengelolanya.

5.      Prinsip kekohesifan, yakni sarana dan prasarana haruslah direalisasikan dalam pelaksanaannya secara kompak.

C.    Fungsi Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan

Pentingnya sarana dan prasaranan untuk menunjang poses belajar pendidikan, diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional “setiap satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, social, emosional, dan kewajiban peserta didik”. Sarana dan prasarana merupakan salah satu sumber daya pendidikan yang perlu dan sangat penting di Kelola dengan baik serta merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manajemen pendidikan. Seperti gedung, tanah, perlengkapan administrasi sampai pada sarana yang di gunakan langsung dalam proses mengajar dikelas.[6] Adanya sarana dan prasarana dalam pendidikan berfungsi sebagai berikut:

1.      Mengurangi verbalitas, jadi dalam proses pembelajaran tidak monoton dengan pengungkapan lisan namun juga di tunjang dengan sarana dan prasarana yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dalam pendididikan.

2.      Memperbesar perhatian para siswa, seperti yang telah di jelaskan bahwasanya sarana prasarana dapat menunjang proses belajar mengajar yang ada di dalam pendidikan sehingga tentunya akan berdampak pada siswa.

3.      Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar

4.      Memberikan pengalaman yang nyata sehingga pendidikan bukan hanya sekedar pemberian informasi saja namun juga pemberian bentuk yang nyata sehingga dapat menjadi pengetahuan baru bagi peserta didik dari pengalaman yang diberikan dari adanya sarana dan prasarana yang tersedia.

5.      Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan continue.

6.      Membantu perkembangan Bahasa

D.    Komponen-komponen Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan

Adapun komponen-komponen yang terdapat pada sarana dan prasarana dalam pendidikan yaitu sebagai berikut:[7]

1.      Lahan

Lahan yang diperlukan untuk mendirikan satuan pendidikan haruslah dilengkapi dengan surat kepemilikan yang sah. Lahan dalam satuan pendidikan terbagi menjadi 2 yaitu:

a.       Lahan kegiatan praktik, adalah lahan yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan.

b.      Lahan pengembangan adalah lahan yang digunakan untuk pengembangan bangunan atau kegiatan praktek.

2.      Ruang

Secara umum, jenis ruang ditinjau dari fungsinya dapat dikelompokkan dalam:

a.       Ruang pendidikan. Ruang pendidikan berfungsi sebagai penampung terlaksananya kegiatan belajar mengajar dan praktik, antara lain ruang teori sejumlah rombel, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang kesenian, ruang olahraga, dan lain sebagainya.

b.      Ruang administrasi. Ruang administrasi berfungsi sebagai tempat terlaksananya berbagai kegiatan kantor yang terdiri atas ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang guru dan ruang gudang.

c.       Ruang penunjang. Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan proses belajar mengajar, antara lain yakni ruang ibadah, ruang serbaguna, ruang koperasi, ruang UKS, WC dan kamar mandi.

3.      Prabot

Secara umum prabot sekolah mendukung 3 fungsi yakni fungsi pendidikan, fungsi administrasi, dan fungsi penunjang, jenis prabot sekolah terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

a.       Prabot pendidikan, yaitu semua jenis mebel yang digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar.

b.      Prabot administrasi, yaitu prabot yang digunakan untuk mendukung kegiatan kantor.

c.       Prabot penunjang, yakni prabot yang digunakan atau dibutuhkan dalam ruang penunjang.

4.      Alat dan media pendidikan

Setiap mata pelajaran setidaknya mempunyai satu jenis alat peraga praktek yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran berjalan dengan optimal. Adapun alat dan media pendidikan yakni:

a.       Buku atau modul. Modul merupakan sekumpulan bahan pelajaran yang digunakan dalam kegiatan proses belajar mengajar.

b.      Buku  pegangan. Buku pegangan merupakan buku yang digunakan pendidik dan peserta didik sebagai pedoman.

c.       Buku pelengkap. Buku ini digunakan oleh guru dalam memperdalam penguasaan materi.

d.      Buku bacaan. Buku ini dapat digunakan oleh guru maupun peserta didik sebagai bahan bacaan tambahan untuk menambah pengetahuan dan wawasan.



[1] Putri asyifa dan Hade Afriansyah, Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan, hlm 1. https://osf.io/preprints/qdju9/ (diakses pada 13 Februari 2023)

[2] Ibid, hlm 1. https://osf.io/preprints/qdju9/ (diakses pada tanggal 13 Februari 2023)

[3] Yusi Yuliana dan Hade Afriansyah, Administrasi Sarana dan prasarana, hlm. 2. https://osf.io/preprints/inarxiv/har5j/

[4] Rika megasari, Peningkatan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN Bukittinggi, Jurnal Administrasi Pendidikan, Vol 2, No 1, 2014, hlm 4

[5] Nurhamidah, Manajemen Sarana dan Prasarana, Jurnal Al-afkar, Vol 6, No 1, 2018, hlm 9.

[6] Rika megasari, Peningkatan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN Bukittinggi, Jurnal Administrasi Pendidikan, Vol 2, No 1, 2014. Hlm 2.

[7] Lentera Kecil, Konsep Sarana dan Prasarana Pendidikan, https://lenterakecil.com/konsep-sarana-dan-prasarana-pendidikan/ (diakses pada tanggal 02 Maret 2023).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM

  A.     Pengertian Pendidikan Karakter Pendidikan dalam bahasa Latin disebut   educare, secara konotatif bermakna melatih. Dalam dunia...