ADMINISTRASI SARANA DAN
PRASARANA DALAM PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan suatu rencana yang di lakukan
secara sadar untuk mencapai tujuan yang diinginkan. salah satu tujuan tersebut
termaktub dalam pembukaan UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini
tentunya bukan hal yang mudah, perlu adanya penunjang yang dapat mendukung
tercapainya tujuan yang diinginkan. Oleh karena nya untuk mendukung
keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan dengan baik maka perlu adanya salah
satu unsur penunjang di dalamnya, salah satunya yakni administrasi sarana dan
prasarana dalam pendidikan.[1] Dengan
adanya administrasi sarana dan prasarana pendidikan maka dapat terorganisir
dengan baik dalam pencapaian tujuan pendidikan secara maksimal.
A.
Pengertian
Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan
Menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai
alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sedangkan prasarana adalah segala
sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha,
pembangunan, proyek). Sedangkan secara Bahasa sarana berarti alat langsung
untuk mencapai tujuan pendidikan. Sedangkan prasarana adalah alat tidak
langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan.[2]
Sarana
pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan
dan menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar seperti
gedung, ruang kelas, meja, kursi alat-alat dan media pengajaran. Adapun yang
dimaksud prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang
jalannya proses pendidikan atau pengajaran seperti halaman kebun, taman sekolah
dan jalan menuju sekolah.[3]
Dengan demikian
dapat di tarik kesimpulan bahwa sarana dan prasarana dalam pendidikan merupakan
komponen yang menjadi faktor penunjang serta alat dalam terlaksananya
pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung.
B.
Prinsip
Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan
Di dalam
pendidikan sarana dan prasarana haruslah diperhatikan dengan baik. Sarana dan
prasarana yang baik dapat menciptakan atau menunjang mutu satuan pendidikan ke
arah yang lebih baik pula. Suksesnya pembelajaran yang ada di sekolah didukung
oleh pendayagunaan atau pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di
sekolah secara efektif dan efisien. Sarana dan prasarana pendidikan perlu untuk
dikelola dan demi lancarnya proses pembelajaran di sekolah.[4] Oleh
karenanya sarana dan prasarana yang ada dalam pendidikan haruslah memperhatikan
prinsip-prinsip dalam pengelolaannya. Adapun prinsip-prinsip yang di maksud
yakni sebagai berikut:[5]
1.
Prinsip
pencapaian tujuan, yakni sarana dan prasarana yang terdapat dalam satuan
pendidikan haruslah digunakan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Sehingga dengan kata lain sarana dan prasarana tersebut tidak ada yang sia-sia.
2.
Prinsip
efisiensi, yakni sarana dan prasarana haruslah tepat guna sehingga sesuai
dengan hasil serta tujuan yang ingin di capai.
3.
Prinsip
administrative, yakni sarana dan prasarana dalam pendidikan haruslah mengikut
aturan dan ketentuan yang berlaku.
4.
Prinsip
kejelasan dan tanggung jawab, yakni dalam pengelolaan sarana dan prasarana
pendidikan haruslah dikelola dengan jelas dan serta dapat di tanggung jawabkan
oleh pihak yang mengelolanya.
5.
Prinsip
kekohesifan, yakni sarana dan prasarana haruslah direalisasikan dalam
pelaksanaannya secara kompak.
C.
Fungsi
Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan
Pentingnya
sarana dan prasaranan untuk menunjang poses belajar pendidikan, diatur dalam
Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan
Nasional “setiap satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan
prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan
perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, social, emosional, dan
kewajiban peserta didik”. Sarana dan prasarana merupakan salah satu sumber daya
pendidikan yang perlu dan sangat penting di Kelola dengan baik serta merupakan
bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manajemen pendidikan. Seperti gedung,
tanah, perlengkapan administrasi sampai pada sarana yang di gunakan langsung
dalam proses mengajar dikelas.[6] Adanya
sarana dan prasarana dalam pendidikan berfungsi sebagai berikut:
1.
Mengurangi
verbalitas, jadi dalam proses pembelajaran tidak monoton dengan pengungkapan
lisan namun juga di tunjang dengan sarana dan prasarana yang dapat meningkatkan
kualitas proses pembelajaran dalam pendididikan.
2.
Memperbesar
perhatian para siswa, seperti yang telah di jelaskan bahwasanya sarana
prasarana dapat menunjang proses belajar mengajar yang ada di dalam pendidikan
sehingga tentunya akan berdampak pada siswa.
3.
Meletakkan
dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar
4.
Memberikan
pengalaman yang nyata sehingga pendidikan bukan hanya sekedar pemberian
informasi saja namun juga pemberian bentuk yang nyata sehingga dapat menjadi
pengetahuan baru bagi peserta didik dari pengalaman yang diberikan dari adanya
sarana dan prasarana yang tersedia.
5.
Menumbuhkan
pemikiran yang teratur dan continue.
6.
Membantu
perkembangan Bahasa
D.
Komponen-komponen
Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan
Adapun
komponen-komponen yang terdapat pada sarana dan prasarana dalam pendidikan
yaitu sebagai berikut:[7]
1.
Lahan
Lahan yang diperlukan untuk mendirikan satuan
pendidikan haruslah dilengkapi dengan surat kepemilikan yang sah. Lahan dalam
satuan pendidikan terbagi menjadi 2 yaitu:
a.
Lahan
kegiatan praktik, adalah lahan yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan.
b.
Lahan
pengembangan adalah lahan yang digunakan untuk pengembangan bangunan atau
kegiatan praktek.
2.
Ruang
Secara umum, jenis ruang ditinjau dari fungsinya
dapat dikelompokkan dalam:
a.
Ruang
pendidikan. Ruang pendidikan berfungsi sebagai penampung terlaksananya kegiatan
belajar mengajar dan praktik, antara lain ruang teori sejumlah rombel, ruang
perpustakaan, ruang laboratorium, ruang kesenian, ruang olahraga, dan lain
sebagainya.
b.
Ruang
administrasi. Ruang administrasi berfungsi sebagai tempat terlaksananya
berbagai kegiatan kantor yang terdiri atas ruang kepala sekolah, ruang tata
usaha, ruang guru dan ruang gudang.
c.
Ruang
penunjang. Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan proses belajar
mengajar, antara lain yakni ruang ibadah, ruang serbaguna, ruang koperasi,
ruang UKS, WC dan kamar mandi.
3.
Prabot
Secara umum prabot sekolah mendukung 3 fungsi yakni
fungsi pendidikan, fungsi administrasi, dan fungsi penunjang, jenis prabot
sekolah terbagi menjadi 3 jenis yaitu:
a.
Prabot
pendidikan, yaitu semua jenis mebel yang digunakan untuk proses kegiatan
belajar mengajar.
b.
Prabot
administrasi, yaitu prabot yang digunakan untuk mendukung kegiatan kantor.
c.
Prabot
penunjang, yakni prabot yang digunakan atau dibutuhkan dalam ruang penunjang.
4.
Alat
dan media pendidikan
Setiap mata pelajaran setidaknya mempunyai satu
jenis alat peraga praktek yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan dalam
pembelajaran, sehingga pembelajaran berjalan dengan optimal. Adapun alat dan
media pendidikan yakni:
a.
Buku
atau modul. Modul merupakan sekumpulan bahan pelajaran yang digunakan dalam
kegiatan proses belajar mengajar.
b.
Buku pegangan. Buku pegangan merupakan buku yang
digunakan pendidik dan peserta didik sebagai pedoman.
c.
Buku
pelengkap. Buku ini digunakan oleh guru dalam memperdalam penguasaan materi.
d.
Buku
bacaan. Buku ini dapat digunakan oleh guru maupun peserta didik sebagai bahan
bacaan tambahan untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
[1] Putri asyifa dan Hade Afriansyah, Administrasi Sarana dan
Prasarana Pendidikan, hlm 1. https://osf.io/preprints/qdju9/
(diakses pada 13 Februari 2023)
[2] Ibid, hlm 1. https://osf.io/preprints/qdju9/
(diakses pada tanggal 13 Februari 2023)
[3] Yusi Yuliana dan Hade Afriansyah, Administrasi Sarana dan
prasarana, hlm. 2. https://osf.io/preprints/inarxiv/har5j/
[4] Rika megasari, Peningkatan Pengelolaan Sarana dan Prasarana
Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN Bukittinggi, Jurnal
Administrasi Pendidikan, Vol 2, No 1, 2014, hlm 4
[5] Nurhamidah, Manajemen Sarana dan Prasarana, Jurnal Al-afkar,
Vol 6, No 1, 2018, hlm 9.
[6] Rika megasari, Peningkatan Pengelolaan Sarana dan Prasarana
Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN Bukittinggi, Jurnal
Administrasi Pendidikan, Vol 2, No 1, 2014. Hlm 2.
[7] Lentera Kecil, Konsep Sarana dan Prasarana Pendidikan, https://lenterakecil.com/konsep-sarana-dan-prasarana-pendidikan/
(diakses pada tanggal 02 Maret 2023).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar