A.
Pengertian Media
Pembelajaran Weblog
Kata media berasal dari
bahasa latin medius yang berarti secara harafiah berarti perantara, perantara
penyampaian. Dalam bahasa arab, media adalah perantara (wasaa'ilu) yaitu penyampaian
pesan dari pengirim ke penerima pesan.[1]
Dapat disimpulkan bahwa media adalah segala alat yang dapat digunakan sebagai saluran komunikasi untuk mencapai tujuan pendidikan.[2]
Media
pembelajaran merupakan komponen pendidikan yang mengandung pesan, orang dan
peralatan. Media pembelajaran juga bisa diartikan sesuatu yang dapat digunakan
untuk memandu pesan atau isi pelajaran, untuk merangsang pikiran, perasaan,
perhatian dan keterampilan siswa sehingga mampu mendorong proses belajar
mengajar. Dengan berbagai arti dapat disimpulkan bahwa pendidikan media adalah
segalanya yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi pembelajaran dalam
tindakan sedang belajar.[3]
Secara
sederhananya blog adalah alat informasi dan komunikasi yang menggunakan
jaringan internet. Sehingga blog bisa digunakan dimana saja, kapan saja dan
dimana saja[4].
Sedangkan secara umum, weblog bisa digabungkan menjadi kumpulan situs web
pribadi yang memungkinkan penciptanya menampilkan berbagai jenis konten online
hanya sebagai kertas, sebuah koleksi tautan internet, dokumen (file word, PDF,
dll), gambar atau multimedia. Weblog adalah situs web dimana kiriman terkirim
secara otomatis disusun dan ditampilkan secara berurutan secara kronologi
mundur. Sebenarnya istilahnya adalah blogging, artinya versi pendek/ singkatan
dari kata blog atau weblog. Program web menggunakan gaya penyampaian
dokumentasi blog lebih fokus untuk subjek, seperti tips, tutorial, ponsel dan
sebagainya. Beberapa blog online juga berbagi pengalaman pribadi mereka.[5]
Pembelajaran
berbasis weblog adalah pembelajaran yang menggunakan media berbasis website
yang dapat diakses memalui internet.
B.
Sejarah Perkembangan Weblog
Blog merupakan
kependekan dari weblog, istilah ini pertama kali digunakan oleh Jorn Barger
pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah weglog untuk
menggambarkan grup tersebut situa web pribadi yang terus diperbarui dan
menyertakan tautan ke situs web lain yang menarik bagi mereka komentarkan
sendiri. Secara umum, sebuah blog bisa digabungkan menjadi kumpulan situs
pribadi potensial penulis blog ini sering disebut blogger. Kepribadian seorang
blogger mudah dikenali dari blognya berdasarkan topik apa yang disukai,
tanggapan apa yang diterima terhadap tautan tersebut dipilih dan masalah di
dalamnya adalah blog pribadi. Perkembangan blogging lainnya adalah ketika
blogger melakukan load menulis dari apa yang diyakini, diketahui, hingga apa
yang ada dia akan melakukannya setiap hari. Blog pribadi juga bisa disebut buku
harian online yang ada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan blog dari
yang lain. Seiring berkembangnya blog dari waktu ke waktu, makna blog juga
berkembang seiring dengan ide dan ide blogger melakukannya. Blog pertama
mungkin adalah "miss baru" yang dibuat oleh Marc Andersen tahun 1993.
Mosaik adalah browser web pertama sebelum internet jelajahi terlebih dahulu.
Kemudian pada bulan Januari 1994, Justin Hall memulai situs pribadinya,
"Justin's Homepage", yang kemudian tetap menjadi "Links
Underground". Disebut blog pertama yang kita kenal sekarang. Pada tahun
1998, jumlah blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini karena pada saat itu
dibutuhkan keahlian dan pengetahuan khusus tentang situs web dan hosting untuk
membuat blog.
Pada akhir tahun
2002, sejak itu banyak bermunculan aplikasi open source perkembangan blog.
Sejauh ini, anda tidak harus menjadi seorang programmer untuk menjadi seorang
programmer blogger karena dapat menampilkan semua konten di web dengan mudah
dengan menu editor yang banyak tersedia.[6]
C.
Jenis-jenis Weblog
Adapun jenis-
jenis media pembelajaran weblog, diantaranya adalah:
1.
Blog politik: blog yang beri
informasi tentang politik, baik profil, kampanye politik dan propaganda
2.
Blog pribadi: blog
perorangan, yang biasanya berisi artikel-artikel relevan dengan minat dan hobi
pemilik blog
3.
Blog topik: blog khusus yang
membahas topik tertentu, misalnya membahas fotografi, bisnis online,
pemprograman dan lain-lain.
4.
Blog kesehatan: blog yang
membahas tentang informasi kesehatan.
5.
Blog sastra: blog yang juga
memuat artikel tentang sastra dan seni lokal,regional,nasional dan
internasional.
6.
Matkablog atau travel: blog
yang membahas tentang informasi perjalanan bagi pencita perjalanan.
7.
Blog riset atau penelitian:
blog yang menampilkan jurnal ilmiah dan penelitian dimiliki oleh perorangan dan
lembaga penelitin bik swastra maupun publik.
8.
Blog media: blog tentang
berita media terkini baik dalam bentuk cetak maupun elektronik seperti http://blog.liputan6.com
9.
Blog keagamaan: blog yang
berisi artikel keagamaan.
10.
Blog pendidikan: blog yang
berisi opini tentang pendidikan atau blog lembaga pendidikan.
11.
Blog perusahaan: blog ysng
berisi informasi dan referensi tentang perusahaan online dan online,informasi
tentang peluang bisnis dan isu-isu terkait bisnis.
D.
Langkah-langkah Membuat Weblog
Ada banyak jenis
blog, antara lain blog pribadi, blog sastra, blog pendidikan, blog bisnis, dan
banyak lagi. Menggunakan blog adalah langkah pertama untuk membuat blog.
Langkah-langkah membuat blog dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Pertama buka blogger.com
lalu login dengan akun Gmail.
2.
Klik untuk membuat profil
Google, pilih upgrade (tingkatkan) dan klik continue (lanjutkan).
3.
Klik lagi continue
(lanjutkan), pilih continue anyway (lanjutkan saja), lalu klik finish
(selesai).
4.
Selanjutnya masuk ke halaman
blogger, pilih lanjutkan ke Blogger, lali pilih blog baru.
5.
Kemudian masukkan judul blog
dan URL blog anda.
6.
Jika URL blog sudah tersedia
maka akan muncul tanda centang, lalu pilih model yang diinginkan
7.
Selanjutnya klik create
blog.
Blog memiliki
beberapa menu dan tobol yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut:
1)
Postingan untuk menampilkan
semua postingan yang ada di blog diterbitkan dan masih dalam bentuk draft.
2)
Statistik menunjukkan jumlah
komentar, penayangan perhari, jumlah postingan dan pengikut blog anda.
3)
Komentar menunjukkan
komentar yang diposting dan komentar yang telah diposting diklasifikasikan
sebagai spam.
4)
Penghasilan yaitu
menampilkan menu penghasilan akun adsense Anda (jika ada).
5)
Halaman menunjukkan jumlah
halaman yang dikandung blog, halaman yang tersisa dalam bentuk draf dan halaman
terbitan.
6)
Tata letak/ Layout
memperlihatkan tata letak blog. Di sini, anda bisa menambahkan atau menghapus
widget tersebut dari blog Anda.
7)
Template menunjukkan
pengaturan template blog Anda, untuk mengedit, mengganti template blog anda dan
sebagainya apa yang dapat Anda lakukan di sini.
8)
Setting menunjukkan
pengaturan lanjutan blog Anda, seperti pengaturan dasar, postingan dan
komentar.
Setelah mengikuti
langkah-langkah di atas, seorang pendidik sudah bisa membuat blog pribadi
sebagai tutorial. Dibutuhkan seorang dosen untuk menghasilkan blog yang
berkualitas merencanakan dan menyiapkan bahan ajar serta menyediakan
bahan-bahan yang diperlukan.[7]
E.
Manfaat Media Pembelajaran Berbasis Weblog
Adapun
langkah-langkah yang dilakukan guru untuk memanfaatkan blog sebagai media
pembelajaran diantaranya adalah:
1.
Guru membuat rencana
pembuatan blog.
2.
Guru membuat halaman blog
tentang mata pelajaran yang dia ajarkan. Membuat blog itu reltif sederhana dan
mudah. Hal pertama adalah memastikan bahwa kita sudah mulai membuat blog, anda
memiliki akun google atau Gmail. Akun Gmail adalah langkah pertama membuat blog
untuk menulis. Jadi, kita membuat blog baru. Dalam membuat blog, guru dapat
memberi nama blognya sendiri.
3.
Guru berkomunikasi dengan
peserta mengajarinya media yang satu itu digunakan dalam proses pembelajaran
adalah blog. Hal ini dimaksudkan agar pemanfaatan blog sebagai alat
pembelajaran dapat terlaksana secara maksimal. Peserta didik harus mengetahui
alamat blog digunakan dan sebagainya sisiwa seharusnya dapat menetukan materi
yang mana yang harus dibaca dan diunduh. Di atas waktu, siswa juga harus mampu
mengikuti penilaian pembelajaran dalam bentuk kuis diunggah secara online oleh
guru.
4.
Guru mendownload topik
melalui blog dalam bentuk tulisan, gambar dan video.
5.
Guru mengadakan kuis
interaktif dan unggah blog ini untuk menyelesaikannya siswa.[8]
Ada beberapa
manfaat weblog sebagai media pembelajaran, antara lain sebagai berikut:
1)
Blog sebagai rumah belajar
dan berbagi dengan guru. Dengan kata lain kreativitas dan semangat guru dapat
disalurkan melalui blog, misalnya blog kreativitas dalam menulis karya lainnya.
Karena media cetak cukup menyempit untuk memuat tulisan kita, blog bisa menjadi
saluran kreativitas menulis karena dapat langsung diterbitkan tanpa melalui
penyuntingan.
2)
Blog dapat meringankan
pekerjaan dan beban guru dalam mengajar. Blog membuat pekerjaan guru guru lebih
mudah karena anda bisa memasukkan apa saja ke dalam blog. Misalnya materi
pelajaran, tugas siswa, informasi nilai siswa. Jika para siswa anda dapat dengan
mudah mendownloadnya tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Cara tersebut tentu
saja dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.
3)
Blog dapat meningkatkan
minat belajar siswa. Dengan blog memungkinkan seorang guru untuk
mempublikasikan suatu masalah atau materi. Pembelajaran disusun dalam bahasa
yang formal namun lebih santai. Siswa kemudian dapat menulis blog di blog dan
mempelajari aktivitas mereka mengajar menjadi lebih menyenangkan. Materi
pelajaran yang disajikan melalui media, sebuah blog bisa menjadi konten-konten
hebat yang bermanfaat.
4)
Blog dapat digunakan oleh
siapa saja di dunia. Dengan bantuan blog, guru dapat berbagi mata pelajaran
tidak hanya dengan siswa, tapi juga siapapun yang membutuhkan pemikirannya
dimanapun mereka sederhana dan terjangkau.
5)
Blog bisa menjadi media
silaturahmi. Blog dapat digunakan sebagai cara untuk bertemu secara tidak
langsung dan bisa terhubung satu sama lain karena siapa yang bisa menggunakan
blok bahkan di seluruh dunia. Mengingat banyaknya manfaat yang bisa didapat tentang
pemanfaatan blog sebagai alat kerja dan sumber belajar bagi guru dan siswa,
guru tentunya dapat mencoba menerapkan media. Memiliki blog artinya memiliki
rumah maya. Kita bisa mengisi dengan apa pun yang bermanfaat bagi orang lain,
terutama untuk menunjang peran seorang guru untuk mencerdaskan generasi bangsa.[9]
Blog juga
bermanfaat dalam membantu siswa meningkatkan keterampilan media jurnalistik.
Untuk melakukan hal ini, kita memerlukan elemen dasar penggunaan komunikasi
digital, seperti dunia maya, komunikasi virtual, interaktivitas, multimedia,
dan etika jaringan. Konsep utama yang perlu dipertimbangkan ketika menggunakan
blog online adalah:
a.
Dunia maya
b.
Komunikasi maya
Siswa yang
tertarik menggunakan blog untuk meningkatkan keterampilan menulis
jurnalistisnya sebaliknya bergabung dengan komunikasi maya, seperti komunikasi
penggemar menulis atau komunikasi editor.
c.
Ruang obrolan
Beberapa
fitur online memungkinkan anda berinteraksi dengan cara baru dan menarik. Chat
room atau ruang ngobrol memungkinkan orang berkomunikasi langsung dengan orang
yang tidak dikenalnya, sebaliknya siswa menggunakan aplikasi ruang komentar
yaitu layanan blog untuk saling berkomunikasi, berkomentar dan bertanya terkait
dengan apa yang ditulisnya.
d.
Interaktivitas
Salah satu
media baru internet yang paling banyak dibicarakan dan istimewa. Interaktivitas
dapat diartikan sebagai partisipasi dalam proses komunikasi mengontrol pesan
dan dapat mengubah peran dalam dialog satu sama lain, sehingga komunikasi
merupakan salah satu kelebihan komunikasi melalui blog, dimana blogger tidak
menerima informasi secara pasif, melainkan menerima informasi menjadi aktifdan
menciptakan interaksi dengan orang lain.
e.
Multimedia
Multimedia
adalah sistem komunikasi yang menyediakan kombinasi teks, grafik, audio, video
dan animasi.
f.
Etika internet
Etika internet mengkaji filosofis moral tentang apa yang
benar dan apa yang salah, sebagaimana ditentukan oleh konteks budaya. Etika
internet adalah etika yang mengkhususkan diri pada cara kita berkomunikasi
secara online, seperti halnya kehidupan didunia nyata, dunia maya memiliki
aturan untuk berkomunikasi dan aturan cara menggunakannya. Saat ini, pelajar
harus mematuhi etika internet dalam menggukan weblog sebagai sarana pelatihan
menulis agar tidak melanggar hak cipta, etika menulis.[10]
F.
Kelebihan Dan Kekurangan
Media Pembelajaran Berbasis Weblog
Kelebihan
pembelajaran berbasis weblog, diantaranya adalah:
1.
Pembelaran dapat belajar
dengan kecepatan dan kecepatan mereka sendiri karena pembelajaran online
menjadikan pembelajaran bersifat individual.
2.
Kemampuan untuk membuat
tautan-tautan, sehingga siswa dapat menerima informasi dari berbagai sumber
baik di dalam maupun di luar lingkungan belajar.
3.
Sumber belajar yang sangat
memungkinkan bagi siswa yang tidak memiliki cukup waktu untuk belajar
4.
Mampu memotivasi siswa agar
lebih aktif dan mandiri dalam belajar.
5.
Menyediakan bahan pelajaran
tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya bahan pelajaran
6.
Menyediakan mesin pencari
yang dapat digunakan untuk mencari informasi yang anda perlukan.
7.
Biaya operasional setiap
keikutsertaan siswa dalam kegiatan pembelajaran menjadi lebih terjangkau.
8.
Kurikulum online
memungkinkan adanya kegiatan belajar individu.
9.
Materi pembelajaran lebih
mudah diupdate
10.
Hyperlink memudahkan
pengguna menavigasi halaman blog ke halaman blog lain yang ada linknya.[11]
Kekurangan pembelajaran berbasis weblog, diantaranya
adalah:
a.
Peserta didik dapat cepat
bosan dan jenuh jika tidak dapat mengakses informasi karena peralatan yang
tidak memadai.
b.
Siswa memerlukan bimbingan
untuk mencari informasi yang relevan, karena informasi yang terdapat di
internet sangat serbaguna
c.
Kurangnya interaksi langsung
antara guru dan siswa serta antara sisiwa dengan siswa.
d.
Saat menggunakan
pembelajaran web, siswa terkadang merasa terisolasi, terutama ketika pilihan
komunikasi terbatas.
[1]Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,
2013), hal. 3
[2] Syaiful Bahri
Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT. Ricneka Cipta, 2006), HLM.
120-121.
[3] Ibid, hlm. 125
[4] Ibid, hlm. 58
[5]Tina Mariany Kariman, dkk, Pemanfaatan Weblog Sebagai Media
Pembelajaran Untuk Meningkatkan hasil Belajar Bahasa Inggris, Jurnal Teknologi
Pendidikan, Hlm. 73
[6] Awal Kurnia
Putra Nasution, Media Pembelajaran Berbasis Internet, (Takengon: As- Salam
Press, 2019), hlm. 14-15.
[7] Rika
Ariyani,dkk, Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Blog Bagi Mahasiswa, Jurnal
Literasiologi, Vol. 8, No. 2 Juli- Desember 2022, hal. 37-38.
[8] Nova Sulasmianti, Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran The Use
Of Blog As Learning Media,
Jurnal Teknodik, Vol. 22, No. 2, Desember 2018, hal. 154-155.
[9] Sartono,
Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran Alternatif di Sekolah, Jurnal
Transformatika, Vol. 12, No. 1, Maret 2016, hal. 124-125
[10] Ravii Marwan,
Media Weblog Dalam Jurnalistik Online, universitas Gunadarma, vol.7, no. 09
tahun 2013, hlm. 29.
[11] Miftakhul Rizal, Sistem Pembelajaran Berbasis Weblog Pada Mahasiswa
MPI Stai Sangatta Kutai Timur, Jurnal Manajemen Pendidikan, vol. 2, no. 1,
Januari 2020, hal. 59

Tidak ada komentar:
Posting Komentar